TeDi

Terlihat dan Ditemukan, Di Inkubasi oleh BISMA

Siapakah pengusaha paling sukses di masa perburuan emas di Amerika Serikat di jaman “Wild Wild West”? Pemilik tambang? Bisa jadi, namun banyak juga pemilik tambang yang gagal menemukan emas dalam jumlah yang cukup berarti, sementara modal sudah banyak terbuang. Pekerja tambang? Mungkin, sekiranya para pekerja tadi cukup beruntung untuk dapat bertahan dengan upah yang minim dan kehidupan di pertambangan yang keras pada waktu itu.

Lalu siapa? Ada satu pihak yang berperan penting pada masa tersebut, namun sering dilupakan. Yaitu para penjual peralatan bertambang emas. Mereka yang menyediakan baju, cangkul, sekop, pengayak, dan sebagainya. Tidak peduli akan ditemukan emas atau tidak, penambang emas akan tetap perlu cangkul dan sekop. Ya, mereka menikmati usaha yang jauh lebih stabil dibanding pemilik lahan maupun penambangnya sendiri!

Apakah mereka bisa sukses? Tentu saja. Contohnya, Anda pasti tahu betul celana berbahan Denim. Kain kasar yang kemudian menjadi salah satu bahan pakaian paling dikenal di dunia itu, dulu nya dibuat untuk para pekerja tambang. Tambang nya sudah lama tutup. Yang membuat celana yang dikenal dengan nama Jeans ini masih bertahan hingga sekarang, bahkan semakin popular.

Banyak calon wirausaha di jaman sekarang yang mengeluhkan, bahwa mereka tidak punya ide, pengalaman, kemampuan, atau bahkan keberanian untuk memasuki usaha tertentu. Sebenarnya mereka bisa mencontoh para “Penjual Cangkul” di jaman Wild Wild West tadi. Mereka tidak punya pertambangan, dan mereka tidak memiliki tenaga penambang emas. Namun mereka ikut menikmati ledakan perburuan emas, dengan cara menyediakan sarana pendukungnya.

Anda tidak harus memasuki bisnisnya, tapi Anda bisa sukses menjadi penyedia sarana pendukung usaha yang sedang berkembang. Maka usaha kita juga akan berkembang. Caranya?

Ketahui Kebutuhan Para Pengusaha

Apa yang dibutuhkan Pengusaha? Sangat banyak. Ikuti saja siklus sebuah usaha, maka Anda akan dapat menemukan ratusan bahkan ribuan peluang usaha. Di tahap awal, Para Pengusaha akan membutuhkan lokasi usaha, identitas usaha, legalitas usaha, hingga peralatan untuk usaha mereka. Nah, Anda bisa menjadi penyelamat mereka dengan menyediakan berbagai kemudahan. Lokasi usaha yang bisa disewa dengan harga murah, jasa pembuatan identitas usaha, jasa menguruskan legalitas usaha, hingga membuat peralatan usaha, seperti rombong, gerobak untuk berjualan makanan, peralatan memasak, dan sebagainya.

Di tahap selanjutnya, mereka akan melakukan pembuatan produk mereka. Anda kembali bisa menjadi penolong mereka. Jika mereka membuat kue, Anda bisa menyediakan peralatan ataupun bahannya. Jika mereka membuat pakaian, Anda bisa menyediakan jasa design ataupun mencarikan bahannya. Contoh-contoh ini bisa dikembangkan di area bisnis lain dengan prinsip yang sama.

Di tahap pemasaran, lebih banyak lagi potensi usaha yang tercipta. Para pengusaha tadi selalu akan memerlukan berbagai sarana pendukung penjualan. Mulai dari banner, flyer, materi iklan, hingga berbagai bentuk visualisasi merk mereka yang harus dikenal para calon pelanggan. Belum lagi jika mereka aktif melakukan promosi secara langsung, mereka akan butuh orang (Sales Promotion) untuk menjalankan program-program promosi mereka.

Bahkan pengusaha yang sudah mapan akan semakin memerlukan dukungan pihak luar. Ketika Sumber Daya Manusia mereka semakin besar, maka mereka butuh berbagai jasa. Mulai dari jasa pelatihan, rekrutmen dan program pengembangan, sampai ke penyediaan seragam, identitas karyawan, hingga catering untuk karyawan.

Perhatikan Arah Angin

Apakah dengan menyediakan “cangkul” bagi para Pengusaha sudah menjadi jaminan bahwa usaha kita akan berjalan baik? Tunggu dulu. Kita juga harus memperhatikan siapa Pengusaha yang menjadi target kita. Apakah usaha yang mereka tekuni baru dalam tahap pertumbuhan, sedang menikmati masa puncaknya, atau bahkan sudah mencapai puncaknya dan menjelang masa surut.

Kita harus peka membaca arah angin demikian karena usaha kita akan tergantung pada kemajuan usaha mereka. Idealnya tentu menemukan usaha yang sedang dalam tahap tumbuh pesat, sehingga usaha-usaha pendukungnya akan ikut mengalami pertumbuhan. Ini seperti mengendarai perahu layar dengan dorongan angin yang sedang bagus.

Sebagai contoh pada awal ledakan penggunaan telepon seluler. Hampir semua bisnis pendukung menikmati “angin baik”. Misalnya saja usaha membangun menara Base Transceiver Station (BTS), hingga berjualan voucher pulsa secara fisik. Banyak pengusaha yang sukses luar biasa di masa itu dengan memasuki kedua bisnis tersebut, karena momentum-nya tepat.

Jika Anda tidak memperhatikan arah angin, bisa jadi Anda masuk di momentum yang salah. Ini banyak dialami di industri komunikasi dan teknologi informasi. Membangun Warung Telekomunikasi misalnya. Dulu pernah menjadi primadona. Sehingga pada waktu itu menyediakan perangkat Wartel adalah bisnis yang sangat bagus. Namun dewasa ini dengan hampir semua orang sudah memiliki telepon genggam, usaha ini sekarang sudah masuk masa “sunset”, bahkan diperkirakan sudah tidak ada lagi dalam beberapa tahun mendatang.

Temukan Alasan, Mengapa Harus Anda

Terakhir, sekalipun Anda sudah memilih industri yang tepat, tidak akan banyak berarti jika Pengusaha yang menjadi target market Anda menganggap mereka bisa melakukan semuanya sendiri. Perhitungan Pengusaha adalah untung – rugi, jadi Anda harus mempu meyakinkan, bahwa biarlah mereka fokus pada pengembangan usaha, dan biarkan hal-hal merepotkan yang malah bisa memecah konsentrasi mereka, menjadi urusan Anda.

Logika seperti ini masuk akal. Karena Pengusaha dan perusahaannya dewasa ini semakin fokus pada pengembangan “brand”, marketing dan pelayanan pelanggan. Dan ini sudah cukup merepotkan. Lihat saja di industry Teknologi Informasi, merk-merk besar yang kita kenal sebagai produk Amerika Serikat misalnya, kenyataanya hanyalah “brand” yang dikelola dengan baik. Pengerjaan produknya sendiri bisa dilakukan oleh perusahan-perusahaan dari negeri China.

*  *  *

Jadi, siapa bilang tidak punya “lahan” ataupun tidak bisa “mencangkul” akan menghalangi Anda? Anda bisa “berjualan cangkul” dan menjadi lebih sukses dibanding pemilik lahan dan pekerjanya. Selamat berjualan. (FR).

 

dari http://fauzirachmanto.com

Views: 35

Tags: Bisnis, Inspirasi, Wirausaha

Comment

You need to be a member of TeDi to add comments!

Join TeDi

© 2020   Created by Ali Akbar - BISMA Founder.   Powered by

Badges  |  Report an Issue  |  Terms of Service