TeDi

Terlihat dan Ditemukan, Di Inkubasi oleh BISMA

Menantang Kondisi ekonomi saat ini haruslah lebih ulet dan berani mencoba segala usaha yang mungkin belum pernah terpikirkan sebelumnya oleh kita, Sebagai contoh artikel saya ini, Ternak Lele Dalam Drum. Saya juga tidak pernah memiliki cita cita menjadi peternak lele. Tetapi tidak ada salahnya bila kita mencoba usaha untuk menambah penghasilan melalui ternak lele. Dipilih ternak lele karena :

1. Biaya investasi murah

2. Lahan tidak perlu lebar

3. Hasil ternak dapat diharapkan

Ikan lele mempunyai beberapa nama daerah, antara lain: ikan kalang (Padang), ikan maut (Gayo, Aceh), ikan pintet (Kalimantan Selatan), ikan keling (Makasar), ikan cepi (Bugis), ikan lele atau lindi (Jawa Tengah). Sedang di negara lain dikenal dengan nama mali (Afrika), plamond (Thailand), ikan keli (Malaysia), gura magura (Srilangka), ca tre trang (Jepang).

Dalam bahasa Inggris disebut pula catfish, siluroid, mudfish dan walking catfish. Hewan yang di Amerika Serikat disebut Cat Fish ini benar-benar berpotensi memuaskan hobi memelihara binatang dan mendatangkan pemasukan tambahan bagi Anda.

Menggunakan Drum Plastik bekas, yang mudah didapat dan menggunakan Drum Galvanis lebih murah, tetapi mudah karatan. Drum plastik ukuran 200 liter dapat dibeli seharga Rp.200.000,- Kemudian saya isi dengan tanah + pupuk kandang 0.5 kg Drum yang sudah saya isi tanah dan pupuk kandang diamkan 2 minggu, keluar jentik-jentik, dan jasad renik.

leleSetelah itu masukan benih lele ukuran 7-10 cm, yang dapat dibeli seharga Rp.150,- per ekor. Drum saya isi 250 ekor bibit lele. Jangan kaget bila awal-awal hari ada yang mati. Setiap hari 3 kali diberi makan pelet.

Setelah 3 bulan, lele akan tumbuh dengan ukuran 1 kg berisi 6 – 8 ekor. Saat ini 1 kg lele dibeli seharga Rp.10.500,- 1 Drum lele dapat menghasilkan 30 kg sehingga didapat Rp.315.00,- Setiap seminggu sekali mengganti air, karena drum yang digunakan tidak menggunakan filter air. Apabila terlambat dalam mengganti air, lele akan muncul ke permukaan. karena air keruh dan berbau amoniak, dapat menyebabkan ikan mati.

Sumber: http://www.bahtiyarpriyanto.com/ternak-lele-dalam-drum/drum-lele


Views: 161

Tags: Ternak, belut, budidaya, dalam, drum, lele, plastik, ternak

Comment

You need to be a member of TeDi to add comments!

Join TeDi

© 2020   Created by Ali Akbar - BISMA Founder.   Powered by

Badges  |  Report an Issue  |  Terms of Service